Oktober 19, 2009 • 10:02 am
Barusan ada anak-anak 2006 yang minta diajarin make JavaMail API. Padahal gw juga hampir gak pernah make. Setelah googling bentar akhirnya dapet juga contoh source codenya.
API ini digunakan untuk melakukan penanganan komunikasi email
Sebelumnya harus download dulu librarynya di sini.
Berikut source codenya.
Read the rest of this entry »
Filed under: Eksplorasi, How To, Java, Snippets, Very Easy , Java, JavaMail API, pemrograman, Programming
Oktober 15, 2009 • 1:55 pm
Filed under: Eksplorasi, How To, Java, Medium, Network Programming, tutorial , database, Java, Java EE, MySQL, Netbeans, pemrograman, Persistence Unit, Programming
September 11, 2009 • 1:03 pm
CURL adalah sebuah library untuk melakukan komunikasi dengan berbagai protokol seperti HTTP, FTP, dan lain-lain. Pada PHP sudah disediakan library CURL ini. Tapi sayangnya kalau menggunakan XAMPP masih belum langsung dapat digunakan library ini karena optionnya pada berkas konfigurasi PHPnya masih didisable.
Cara enablingnya adalah dengan menghilangkan komentar pada berkas php.ini
extension=php_curl.dll
Kemudian restart Apachenya.
Contoh penggunaannya.
<?php
// create curl resource
$ch = curl_init();
// set url
curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, "example.com");
//return the transfer as a string
curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, 1);
// $output contains the output string
echo curl_exec($ch);
// close curl resource to free up system resources
curl_close($ch);
Filed under: Easy, How To, PHP , CURL, HowTo, php, Web Programming, XAMPP
September 10, 2009 • 2:54 am
Baru nambah halaman di blog ini: In Draft. Isinya postingan yang masih ada di draft dan belum sempet dikelarin tulisannya karena banyak kesibukan.
Kalau ada yang mau nyumbang ide tentang tulisan-tulisan tersebut bisa dikomen di halaman itu.
Terima kasih,
Filed under: Miscelleneaous
Agustus 31, 2009 • 6:49 am
Persistence Unit adalah sebuah unit data yang menjelaskan konfigurasi entity yang digunakan. Salah satu konfigurasinya berisi tentang storage tempat entity disimpan. Cara menambahkan PersistenceUnit pada sebuah Java project di Netbeans adalah sebagai berikut
Read the rest of this entry »
Filed under: Java, Software Engineering, XML , database, Java, Java EE, Javabeans, Netbeans, Pemograman, Persistence Unit, Programming
Agustus 30, 2009 • 3:16 pm
Didedikasikan buat rekan-rekan IF ITB 2006.
Ada sedikit permintaaan dari beberapa junior supaya saya sedikit mengupas tentang aplikasi medis sederhana di Java EE. Aplikasi ini cuman aplikasi pengaturan dokter, pasien, dan pemeriksaan. Aplikasi ini akan dibangun dengan menggunakan basis data MySQL dan IDE Netbeans.
Read the rest of this entry »
Filed under: Dedicated, Easy, Snippets, Software Engineering, Web Programming, tutorial , J2EE, Java EE, Medical software, MySQL, Netbeans
Secara default, MySQL di XAMPP menyertakan fitur InnoDB meski tidak otomatis dijalankan. InnoDB adalah database engine yang memiliki banyak sekali kelebihan. Untuk dapat mengkonfigurasi InnoDB di XAMPP lakukan beberapa langkah berikut
- Buka berkas my.cnf di folder xampp\mysql\bin
- Cari kalimat “skip-innodb”
- Beri tanda “#” didepan baris tersebut
- Kemudian hapus tanda “#” di beberapa baris di bawah “# Uncomment the following if you are using InnoDB tables”
Filed under: Easy, How To, Snippets , database, InnoDB, XAMPP
Agustus 29, 2009 • 8:56 am
Setelah jarang ngoding tampilan aplikasi di Netbeans, gw tadi pagi kesulitan buat ngeset sebuah JFrame supaya bisa ditengah-tengah layar. Ternyata ada cara mudahnya
- Klik kanan pada JFrame yang bersangkutan
- Pilih “Properties“
- Pilih “Code“
- Set “Form Size Policy” ke “Generate Resize Code“
- Check “Generate Center“
Voila, kalau Framenya dirun, akan tampil di tengah layar.
Filed under: How To, Java, Programming, Snippets, Very Easy , center window, Java Swing, JFrame, Netbeans, pemrograman, Programming
Agustus 26, 2009 • 4:49 am
Sedikit iseng-iseng di Java. Salah seorang rekan tadi minta bantuan bagaimana mengimplementasikan konstruktor dengan masukan list of objek sebuah kelas dengan sederhana.
Cara mudanya adalah kita bikin listnya dulu dan menambahkan satu persatu anggotanya lalu list tersebut dipass melalui konstruktor. Tapi sebenarnya Java kita bisa ngebikin method agar dapat menerima argument dengan banyak yang tidak tentu.
import java.util.ArrayList;
public class Person {
private ArrayList<Person> parent;
public Person(Person... parent) {
this.parent = new ArrayList<Person>();
for (Person person : parent) {
this.parent.add(person);
}
}
public int countParent() {
return this.parent.size();
}
}
public class Main {
public static void main(String[] args) {
Person a = new Person();
Person b = new Person(a);
Person c = new Person(b);
Person d = new Person(a, b);
Person e = new Person();
Person f = new Person(a, e);
Person g = new Person(f, d);
System.out.println("Count parent a : " + a.countParent());
System.out.println("Count parent b : " + b.countParent());
System.out.println("Count parent c : " + c.countParent());
System.out.println("Count parent d : " + d.countParent());
System.out.println("Count parent e : " + e.countParent());
System.out.println("Count parent f : " + f.countParent());
System.out.println("Count parent g : " + g.countParent());
}
}
Filed under: How To, Java, Miscelleneaous, Snippets, Very Easy , Java, pemrograman, Programming
Web Ontology menjelaskan definisi entitas-entitas yang ada pada sebuah semantic web dan relasi satu sama lain. Untuk itu di dalam pengembangan semantic web, ontology merupakan hal yang paling penting. Saat ini belum ada metode pengembangan web ontology yang sudah formal. Langkah-langkah pengembangan ontology sebuah web pada domain tertentu secara sederhana adalah
- Acquire Domain Knowledge
Sumber-sumber informasi dan narasumber harus dikumpulkan untuk dapat mendefinisikan istilah-istilah yang ada pada sebuah domain tertentu.
- Organize the OntologyPengembang harus merancang konsep keseluruhan dari domain tersebut. Kegiatan ini mencakup identifikasi konsep-konsep penting pada domain dan properti-propertinya, mengidentifikasi relasi antara konsep-konsep tersebut, membuat konsep abstrak untuk mengorganisasikan hal-hal yang ada, dan menerapkan panduan dari metodologi yang dipilih.
- Flesh out the Ontology
Menambahkan konsep, relasi, dan instansiasi pada tingkat detail yang cukup penting untuk memenuhi tujuan ontology.
- Check Work
Memeriksa konsistensi logika, sintaks, dan semantik dari elemen-elemen yang ada pada ontology. Pemeriksaan konsistensi dapat mencakup klasifikasi otomatis yang mendefinisikan konsep-konsep baru berdasarkan properti dan relasi.
- Commit the Ontology
Melakukan verifikasi ontology kepada para ahli di domain tersebut.
Filed under: Academic, OWL, RDF, Semantic Web, XML , ontology development, semantic web, web development, Web Ontology
Komentar Terakhir