Arsip Kategori: OWL

Web Ontology menjelaskan definisi entitas-entitas yang ada pada sebuah semantic web dan relasi satu sama lain. Untuk itu di dalam pengembangan semantic web, ontology merupakan hal yang paling penting. Saat ini belum ada metode pengembangan web ontology yang sudah formal. Langkah-langkah pengembangan ontology sebuah web pada domain tertentu secara sederhana adalah

  1. Acquire Domain Knowledge
    Sumber-sumber informasi dan narasumber harus dikumpulkan untuk dapat mendefinisikan istilah-istilah yang ada pada sebuah domain tertentu.
  2. Organize the OntologyPengembang harus merancang konsep keseluruhan dari domain tersebut. Kegiatan ini mencakup identifikasi konsep-konsep penting pada domain dan properti-propertinya, mengidentifikasi relasi antara konsep-konsep tersebut, membuat konsep abstrak untuk mengorganisasikan hal-hal yang ada, dan menerapkan panduan dari metodologi yang dipilih.
  3. Flesh out the Ontology
    Menambahkan konsep, relasi, dan instansiasi pada tingkat detail yang cukup penting untuk memenuhi tujuan ontology.
  4. Check Work
    Memeriksa konsistensi logika, sintaks, dan semantik dari elemen-elemen yang ada pada ontology. Pemeriksaan konsistensi dapat mencakup klasifikasi otomatis yang mendefinisikan konsep-konsep baru berdasarkan properti dan relasi.
  5. Commit the Ontology
    Melakukan verifikasi ontology kepada para ahli di domain tersebut.

OWL atau Web Ontology Language merupakan bahasa untuk mendefinisikan dan menginstansiasi ontologi sebuah web. Sementara itu ontology merupakan ilmu untuk mendeskripsikan jenis-jenis entitas yang ada di dunia dan bagaimana mereka terkait satu sama lain. Sebuah ontologi OWL mencakup deskripsi dari sebuah kelas, properti, dan instansiasi kelas tersebut.

OWL dibangun di atas skema RDF. OWL dan RDF memiliki fungsi dasar yang sama: mendefinisikan kelas, properti, dan relasi. Meski demikian OWL menawarkan kapabilitas lebih daripada RDF dalam mendefinisikan relasi-relasi yang kompleks seperti subClass, restriction, disjoint, constraint, dan juga cardinality.

<owl:Class rdf:ID="ExpensiveSLR">
   <rdfs:subClassOf rdf:resource="#SLR"/>
     <rdfs:subClassOf>
       <owl:Restriction>
         <owl:onProperty rdf:resource="#owned_by"/>
         <owl:allValuesFrom rdf:resource="#Professional"/>
       </owl:Restriction>
   </rdfs:subClassOf>
</owl:Class>