Skip navigation


Melanjutkan bahasan yang ada di blog gw tentang JSON. Penggunaan JSON sangat mudah karena sudah banyak fungsi bawaan dari berbagai bahasa yang dapat langsung kelakukan encode dan decode format data JSON.

Contoh sebuah kode PHP yang menghasilkan JSON.

//file: test2.php
<?php
	$user = array (
		"id" => 1,
		"username" => "petra",
		"fullname" => "Petra Barus"
	);

	echo json_encode($user);
?>

Jika kode ini ditampilkan secara biasa maka halaman akan menampilkan format JSON dari array $user tersebut

{"id":1,"username":"petra","fullname":"Petra Barus"}

Dengan menggunakan kode pada tulisan sebelumnya

//cut
/* Test AJAXnya */
function testAjax()
{
	var url = "test2.php";
	xmlHttp.onreadystatechange = function () {
			if (xmlHttp.readyState==4)
			{
				var user = eval("("+xmlHttp.responseText+")");
				alert("ID       : " + user.id+"\n" +
				      "Username : " + user.username +"\n" +
					  "Fullname : " + user.fullname);
			}
		};
	xmlHttp.open("GET", url, true);
	xmlHttp.send(null);
}

Seperti sebelumnya, isi dari atribut XHR responseText akan berisi tampilan dari server scriptnya. Isi ini dapat langsung diubah mejadi objek Javascript dengan menggunakan fungsi eval. Sebenarnya fungsi eval dapat mengeksekusi kode javascript apa pun tidak hanya JSON. Oleh karena itu gunakan hanya untuk kode JSON yang dipercaya.

Kode penuhnya dapat diambil di sini. (rename extension ke zip)

One Comment

  1. klo ajax g pake xml tp pake json jadinya AJAJ dong..😛 tambahin B di depan biar suaranya nyaring..😛


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: