Skip navigation


Semantic Web disusun dari komponen-komponen sebagai berikut

  1. Statement
    Statement adalah bagian dasar dari Semantic Web. Sebuah statement terdiri dari elemen yang membentuk triple. Sebuah triple terdiri dari subject, predicate, dan object. Statement mendefinisikan struktur informasi, instansiasi, dan batasan struktur.
  2. Universal Resource Identifier
    URI mendefinisikan nama unik untuk setiap item yang dikandung dalam sebuah statement yang tersebar di seluruh internet.Setiap komponen dari statement (subject, predicate, object) memiliki URI sebagai indentitas di seluruh WWW.
  3. Language
    Sebuah statement diekspresikan dengan menggunakan bahasa Semantic Web. Bahasa ini terdiri dari sekumpulan kata kunci yang menyediakan instruksi bagi tools untuk Semantic Web.
  4. Ontology
    Sebuah Ontology terdiri dari banyak statement yang mendefinisikan konsep, relasi, dan constraint. Ontology analog dengan skema basis data dan diagram kelas pada pemrograman berorientasi obyek. Ontology digunakan untuk informasi model untuk domain.
  5. Instance Data
    Instance data adalah sebuah statement yang berisi informasi mengenai instansiasi spesifik. Hal ini analog dengan sebuah obyek dari sebuah kelas dalam konteks pemrograman berorientasi obyek.
  6. Construction Tools
    Kakas ini berguna untuk mengkonstruksikan Semantic Web dengan pembuatan statement untuk ontology atau instance.
  7. Interrogation Tools
    Kakas ini berguna untuk melakukan navigasi pada sebuah Semantic Web dan memberikan jawaban dari permintaan pengguna. Metode interogasi dapat bervariasi mulai dari pembuatan graf sampai query.
  8. Reasoner
    Reasoner berguna untuk menambahkan inferensi pada Semantic Web. Dengan adanya inferensi, makna dari statement yang ada dari sebuah Semantic Web akan bertambah.
  9. Rules Engine
    Rules engine berguna untuk mendukung inferensi melebihi apa yang dapat dideduksikan oleh logika yang sudah ada. Rules engine menambahkan dimensi baru pada konstruksi knowledge dari sebuah Semantic Web. Rule memungkinkan penggabungan ontology dengan kegiatan logic lainnya seperti pemrograman.
  10. Semantic Framework
    Framework yang berguna untuk mengintegrasikan hal-hal di atas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: