Skip navigation

Tag Archives: J2EE


Didedikasikan buat rekan-rekan IF ITB 2006.

Ada sedikit permintaaan dari beberapa junior supaya saya sedikit mengupas tentang aplikasi medis sederhana di Java EE. Aplikasi ini cuman aplikasi pengaturan dokter, pasien, dan pemeriksaan. Aplikasi ini akan dibangun dengan menggunakan basis data MySQL dan IDE Netbeans.classdiagram

Read More »

Iklan

Seperti yang disebutkan pada post sebelumnya, salah satu implementasi pola MVC pada web berbasis Java adalah dengan menggunakan servlet sebagai controller dan JSP sebagai viewer.

Ada dua buah cara yang sering digunakan untuk implementasi tersebut.

Yang pertama adalah dengan menggunakan sendRedirect.

Misalkan kita mempunyai 2 buah halaman JSP bernama page1.jsp dan page2.jsp serta sebuah servlet bernama Servlet1.

Dengan menggunakan sendRedirect kita menspesifikasikan page yang akan diredirect dari servlet Servlet1. Pada method doGet kita tambahkan.

    @Override
    protected void doGet(HttpServletRequest request, HttpServletResponse response)
    throws ServletException, IOException {
        request.setAttribute("test1", "test");
        response.sendRedirect("page1.jsp");
    }

Pada kode diatas kita mengisikan string “test” pada attribut “test1” pada request.

Read More »


Sedikit tutorial bagaimana memulai pemrograman web berbasis Java EE dengan menggunakan IDE Netbeans.

Read More »


Di dalam pemrograman web menggunakan JSP dan Servlet terdapat 2 macam design pattern untuk implementasi pola Modeller-Viewerer-Controller.

MVC 1 : Page-centric architecture

Di dalam arsitektur ini, sebenarnya tidak ada perbedaan antara Viewer dengan Controller karena keduanya ditangani oleh sebuah file JSP yang sama. Hal ini dapat dilakukan karena pada dasarnya sebuah file JSP adalah sebuah servlet. Oleh karena itu JSP memiliki atribut-atribut yang sama dengan sebuah Servlet dan memiliki banyak kemudahan. Model diimplementasikan dengan bentuk Javabean. Arsitektur ini nantinya akan sangat mirip dengan jika kita melakukan pengembangan pada bahasa PHP.

mvc1

MVC 2 : Servlet-centric architecture

Pada arsitektur ini sebuah servlet bertugas untuk menerima request dari web browser kemudian melakukan pemrosesan model berdasarkan request tersebut. Setelah itu servlet akan meminta file JSP untuk menangani tampilan dari data-data. Dengan arsitektur ini kita dapat melakukan pengembangan seperti layaknya kita melakukan pengembangan pada aplikasi Java seperti biasanya. JSP digunakan hanya untuk memudahkan desain tampilan.

mvc2



Seperti yang sudah diceritakan sebelumnya, servlet mempunyai kelebihan statefulnya. Kemudian untuk membedakan object yang dipakai oleh user-user yang berbeda-beda, layaknya pemrograman web yang lain, teknologi servlet juga memberikan fasilitas session.

Ini ada contoh aplikasi web yang gw bikin buat memberikan gambaran buat peserta kuliah progin kemaren. Bisa diambil di sini (jangan lupa rename ekstensi ke zip). Buka dengan Netbeans 6.5.


Sejak setahun belakangan gw agak meninggalkan bahas pemrograman Java. Gw pakenya cuman buat hal-hal yang rada gak penting. Tiba saatnya disuruh bikin spesifikasi tugas besar ke4 untuk mata kuliah Pemrograman Internet tentang JSP dan Java Servlet. Bump! Baru disadari semua asisten gak ada yang demen sama Java.

Sampai si Diaz pun pasang status Facebook, “Sedang tidak ingin bersentuhan dengan barang-barang berbau Java” Wkwkwk.

Read More »

%d blogger menyukai ini: