Skip navigation

Tag Archives: servlet


Pada pemrograman dalam PHP, pengaturan login sebuah user biasanya dilakukan pada sessioning. Dalam pemrograman web berbasis Java, server pun menyediakan mekanisme session untuk menyimpan data user pada tiap session. Berikut adalah contoh penanganan login pada servlet.

Yang perlu diperhatikan adalah di mana letak penanganan databasenya dan pengecekan login. Pada pemrograman PHP dengan paradigma prosedural biasanya programmer meletakkan sebuah fungsi untuk login yang menyatukan user dengan session karena session adalah sebuah global variable. Pada Java, session didapatkan dari invokasi dari instans sebuah servlet karena setiap request ditangani oleh sebuah servlet instance. Selain itu biasanya beberapa melakukan koneksi database pada method di servlet dan melakukan pengecekan langsung dengan query ke database

"SELECT (COUNT*) FROM users WHERE username = 'username' AND password = 'password' LIMIT 1";

Read More »

Iklan

Kalau dulu pernah gw tulis mengenai cara menggunakan MySQL C API pada Netbeans C/C++, maka sekarang pengen nulis tentang melakukan koneksi MySQL pada Servlet. Pada dasarnya menggunakan koneksi MySQL pada pemrograman web berbasis Java tidak berbeda dengan melakukan koneksi MySQL pada pemrograman aplikasi desktop biasa. Untuk melakukan koneksi dari Java, MySQL menyediakan sebuah library bernama Connector/J.

Read More »


Di dalam pemrograman web menggunakan JSP dan Servlet terdapat 2 macam design pattern untuk implementasi pola Modeller-Viewerer-Controller.

MVC 1 : Page-centric architecture

Di dalam arsitektur ini, sebenarnya tidak ada perbedaan antara Viewer dengan Controller karena keduanya ditangani oleh sebuah file JSP yang sama. Hal ini dapat dilakukan karena pada dasarnya sebuah file JSP adalah sebuah servlet. Oleh karena itu JSP memiliki atribut-atribut yang sama dengan sebuah Servlet dan memiliki banyak kemudahan. Model diimplementasikan dengan bentuk Javabean. Arsitektur ini nantinya akan sangat mirip dengan jika kita melakukan pengembangan pada bahasa PHP.

mvc1

MVC 2 : Servlet-centric architecture

Pada arsitektur ini sebuah servlet bertugas untuk menerima request dari web browser kemudian melakukan pemrosesan model berdasarkan request tersebut. Setelah itu servlet akan meminta file JSP untuk menangani tampilan dari data-data. Dengan arsitektur ini kita dapat melakukan pengembangan seperti layaknya kita melakukan pengembangan pada aplikasi Java seperti biasanya. JSP digunakan hanya untuk memudahkan desain tampilan.

mvc2



Seperti yang sudah diceritakan sebelumnya, servlet mempunyai kelebihan statefulnya. Kemudian untuk membedakan object yang dipakai oleh user-user yang berbeda-beda, layaknya pemrograman web yang lain, teknologi servlet juga memberikan fasilitas session.

Ini ada contoh aplikasi web yang gw bikin buat memberikan gambaran buat peserta kuliah progin kemaren. Bisa diambil di sini (jangan lupa rename ekstensi ke zip). Buka dengan Netbeans 6.5.

%d blogger menyukai ini: