Skip navigation

Tag Archives: World Wide Web


OWL atau Web Ontology Language merupakan bahasa untuk mendefinisikan dan menginstansiasi ontologi sebuah web. Sementara itu ontology merupakan ilmu untuk mendeskripsikan jenis-jenis entitas yang ada di dunia dan bagaimana mereka terkait satu sama lain. Sebuah ontologi OWL mencakup deskripsi dari sebuah kelas, properti, dan instansiasi kelas tersebut.

OWL dibangun di atas skema RDF. OWL dan RDF memiliki fungsi dasar yang sama: mendefinisikan kelas, properti, dan relasi. Meski demikian OWL menawarkan kapabilitas lebih daripada RDF dalam mendefinisikan relasi-relasi yang kompleks seperti subClass, restriction, disjoint, constraint, dan juga cardinality.

<owl:Class rdf:ID="ExpensiveSLR">
   <rdfs:subClassOf rdf:resource="#SLR"/>
     <rdfs:subClassOf>
       <owl:Restriction>
         <owl:onProperty rdf:resource="#owned_by"/>
         <owl:allValuesFrom rdf:resource="#Professional"/>
       </owl:Restriction>
   </rdfs:subClassOf>
</owl:Class>

Di dalam dunia web sekarang ini, pengembangan web yang ada hanya memfokuskan pengguna kepada pengguna manusia. Dengan menggunakan HTML, data yang ditampilkan dalam sebuah web hanya berisi informasi yang sifatnya presentasi bagi manusia. Jika sebuah mesin membaca dokumen tersebut maka mesin hanya dapat menerima data tersebut dan bagaimana data tersebut ditampilkan dalam browser. Mesin tidak dapat menerima pengetahuan (knowledge) apa yang terkandung di dalam data tersebut.

RDF (Resource Description Format) merupakan format XML yang memiliki fungsi sebagai metadata yakni untuk memberikan representasi knowledge dari data. Sebuah model data RDF memiliki 4 buah aturan

  1. Sebuah fakta direpresentasikan dalam bentuk triple Subject – Predicate – Object atau lebih dikenal sebagai statement.
  2. Baik Subject, Predicate, dan Object merupakan sebuah entitas atau sering disebut resource dan node. Entitas dapat melambangkan benda, orang, website, keadaan, dan relasi.
  3. Nama yang digunakan merupakan URI yang selalu menunjuk pada entitas yang sama.
  4. Obyek dapat berupa teks atau literal dan dapat direpresentasi baik menggunakan tipe data pada XML Schema ataupun tida
<rdf:RDF xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
    xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
    xmlns:edu="http://www.example.org/">
    <rdf:Description rdf:about="http://www.princeton.edu">
        <geo:lat>40.35</geo:lat>
        <geo:long>-74.66</geo:long>
        <edu:hasDept rdf:resource="http://www.cs.princeton.edu"
            dc:title="Department of Computer Science"/>
    </rdf:Description>
</rdf:RDF>

Kode di atas merupakan kode RDF dari representasi tabel di bawah.

Subject Predicate Object
http://www.princeton.edu geo:lat 40.35
http://www.princeton.edu geo:long -74.66
http://www.princeton.edu edu:hasDept http://www.cs.princeton.edu
http://www.cs.princeton.edu dc:title Department of Computer Science

Di dalam kode tersebut terdapat 4 buah representasi triple: 3 buah representasi dari entitas “http://www.princeton.edu” dan 1 buah milik “http://www.cs.princeton.edu “.  Kedua triple berikutnya menjelaskan letak geografis dari Universitas Princeton. Triple ketiga menjelaskan bahwa Universitas Princeton memiliki departemen Computer Science. Dan triple terakhir menjelaskan nama dari departemen tersebut.

Selain dengan format XML, RDF juga dapat diekspresikan dengan menggunakan format Notation3.

@prefix rdf:  .
@prefix rdf: <http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#> .
@prefix dc: <http://purl.org/dc/elements/1.1/> .
@prefix geo: <http://www. w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#> .
@prefix edu: <http://www.example.org/> .

<http://www.princeton.edu> geo:lat "40.35" ; geo:long "-74.66" .
<http://www.cs.princeton.edu> dc:title "Department of Computer Science" .
<http://www.princeton.edu> edu:hasDept <http://www.cs.princeton.edu> .
%d blogger menyukai ini: